LEVERAGE FOREX: PEDANG BERMATA DUA

Salah satu alasan mengapa Forex sangat populer di kalangan trader, dibandingkan dengan instrumen keuangan lainnya, adalah besarnya jumlah leverage yang tersedia.Meskipun istilah «leverage» digunakan secara luas, hanya sedikit orang yang memahami arti sebenarnya dan pengaruhnya pada trading.

Apa itu leverage?

Leverage memungkinkan trader menggunakan dana pinjaman untuk membeli instrumen investasi. Saat berdagang di pasar Forex, leverage disediakan oleh broker. Ketersediaan leverage dalam jumlah besar di pasar Forex memungkinkan trader untuk mengelola uang dalam jumlah besar di pasar dengan hanya sejumlah kecil uang mereka sendiri yang digunakan untuk menutupi persyaratan margin. Untuk menghitung jumlah leverage, Anda perlu membagi jumlah total transaksi dengan persyaratan margin.

tJumlah total perdagangan

Leverage = t

tTm Persyaratan leverage

Misalnya, jika Anda bermaksud menyetor 1% dari jumlah total transaksi Anda, dan Anda bermaksud memperdagangkan satu lot standar USD/CHF sebesar $100.000, jumlah margin (jaminan) yang diperlukan adalah $1.000. Dalam hal ini, leverage adalah 1:100. Demikian pula, jika persyaratan margin Anda adalah 0,25%, maka leverage Anda akan menjadi 1:400.

Leverage

t

Persyaratan margin (persentase)

1:400

t 0.25%

1:200

t 0.50%

1:100

t 1.00%

1:50

t 2.00%

Trading dengan margin tidak selalu membawa risiko tambahan. Jika seorang trader memiliki ekuitas yang cukup, leverage tidak selalu memengaruhi untung dan rugi. Pertama-tama, yang perlu dipertimbangkan bukan leverage yang ditawarkan oleh broker, tetapi persentase dana sendiri yang digunakan dalam trading, yaitu leverage aktual.

Untuk menghitung leverage aktual, perlu menghitung rasio jumlah total perdagangan yang dibuka dengan jumlah ekuitas.

tJumlah total perdagangan terbuka

Leverage aktual = t

tJumlah total ekuitas

Misalnya, jika modal perdagangan Anda adalah $ 1000, dan Anda memiliki perdagangan terbuka senilai $ 100.000 (lot standar), leverage Anda yang sebenarnya adalah 1: 10. Jika, semua hal dianggap sama, Anda memperdagangkan dua lot standar ($200.000), leverage Anda yang sebenarnya adalah 1:20.

Sebagian besar trader menahan diri untuk tidak menggunakan semua dana mereka dalam trading, jadi leverage yang disediakan oleh broker biasanya berbeda dari leverage aktual yang digunakan oleh trader.

Leverage dalam Perdagangan Forex

Ketika trading forex, trader melacak pergerakan harga dalam pip, yang merupakan seperseratus atau sepuluh ribu dari nilai pasangan mata uang (tergantung pada pasangannya). Namun, pergerakan harga beberapa pip dapat diabaikan sebagai persentase. Misalnya, jika GBP/USD naik 100 pip dari 1.9500 ke 1.9600, pergerakan harga aktual hanya 1 sen.

Inilah alasan mengapa Anda harus menggunakan leverage untuk membeli pasangan mata uang dalam jumlah besar dan menghasilkan keuntungan yang signifikan. Jika seorang trader memperdagangkan $100.000, pergerakan 100 pip akan menghasilkan keuntungan atau kerugian yang signifikan. Perdagangan valas memungkinkan pedagang untuk menggunakan leverage aktual yang sesuai dengan gaya perdagangan, sifat, dan aturan pengelolaan uangnya.

Risiko menggunakan leverage yang berlebihan

Penggunaan leverage secara proporsional tidak hanya meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga kerugian. Semakin banyak ekuitas yang digunakan trader dalam trading, semakin tinggi risikonya. Harus dicatat bahwa leverage aktual memainkan peran utama, bukan leverage yang ditawarkan oleh broker.

Berikut ini sebuah contoh. Trader A dan Trader B masing-masing memiliki $10.000 di akun trading mereka dengan leverage 1:100. Setelah analisis, kedua trader menyimpulkan bahwa USD/JPY telah mencapai nilai maksimum dan harus turun nilainya, dan mengambil posisi short di 120. Trader A menggunakan leverage aktual 1:50 dan menjual USD/JPY seharga $500.000.

Karena nilai tukar saat ini adalah 120, pergerakan 1 pip untuk lot standar adalah sekitar $8,30, oleh karena itu pergerakan 1 pip untuk 5 lot adalah $41,50. Jika USD/JPY naik ke 121, trader A akan kehilangan 100 pip, atau $4.150, yaitu 41,5% dari modal dalam satu perdagangan.

Trader B lebih berhati-hati dan menggunakan leverage aktual 1:5.

Jumlah perdagangan yang dibuka dalam kasus ini adalah $50.000, atau setengah dari lot standar. Jika USD/JPY naik ke 121, kerugian trader hanya $415, atau 4,15% dari total modal trading.

Di bawah ini adalah tabel ringkasan untuk contoh di atas.

t

Pedagang A

t

Pedagang B

Modal perdagangan

t

10 000$

t

10 000$

Leverage aktual

t

1:50

t

1:5

Jumlah total perdagangan

t

500 000$

t

50 000$

Kerugian jika terjadi pergerakan terhadap posisi terbuka

oleh 100 pips

t

4150$

t

415$

Kerugian modal dalam persen

t 41,5% t 4,15%

Sisa modal dalam persentase

t 58,5% t 95,8%

Tabel 1

Hasil

Menggunakan leverage minimum memungkinkan trader mencapai lingkungan trading yang nyaman dengan menetapkan stop yang lebih jauh tetapi masuk akal, sehingga mengurangi kemungkinan mengalami kerugian.

Menggunakan leverage besar dapat menghapus saldo akun trader jika terjadi situasi pasar yang tidak menguntungkan karena persentase kerugian yang besar. Harus diingat bahwa terserah trader untuk memilih leverage mereka sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka.

Target harus masuk akal dan Anda tidak boleh berencana menghasilkan satu juta pada akhir bulan atau tahun dengan menggunakan leverage tinggi.