ATURAN ESMA BARU MENGUNGKAPKAN STATISTIK TENTANG PERSENTASE PEDAGANG YANG KALAH

ATURAN ESMA BARU MENGUNGKAPKAN STATISTIK TENTANG PERSENTASE PEDAGANG YANG KALAH

Persaingan di antara perusahaan-perusahaan Forex semakin meningkat karena ESMA (Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa) memaksa broker untuk mengungkapkan persentase klien pemenang mereka.

Transparansi telah menjadi masalah utama bagi broker forex dan CFD dalam beberapa tahun terakhir. Untuk broker yang tunduk pada peraturan keuangan UE, awal Agustus 2018 akan menjadi awal dari era baru. Pialang Eropa telah dipaksa untuk membuat perubahan signifikan pada kondisi perdagangan yang ditawarkan dan beberapa aspek utama dari hubungan pialang-pelanggan sekarang terbuka. Sementara para pedagang berspekulasi tentang cara mendapatkan leverage yang lebih tinggi, perusahaan sekarang harus mengungkapkan berapa persentase klien mereka yang kehilangan uang. Departemen riset FinanceMagnates telah menyusun dan menerbitkan satu set data yang memberikan wawasan berharga mengenai aktivitas beberapa perusahaan pialang.

ALASAN UNTUK ATURAN BARU

Setiap pialang yang diatur di salah satu negara UE sekarang diharuskan untuk menampilkan angka-angka yang dianggap ESMA berharga bagi investor ritel. Tujuan utama peraturan baru ini adalah untuk mengakhiri iklan yang menyesatkan. Namun, keputusan regulator supranasional untuk memperhatikan kerugian pelanggan juga memberikan informasi berharga bagi para pedagang dan pialang itu sendiri. Broker tidak hanya dapat bersaing untuk menarik trader yang paling sukses, mereka juga dapat menggunakan persentase klien yang menang sebagai keunggulan reputasi.

Tabel statistik yang dipublikasikan menunjukkan kinerja 30 broker yang beroperasi di berbagai negara UE. Meskipun data tersebut memang benar, perlu diingat bahwa angka-angka ini sama sekali tidak mencerminkan kualitas layanan broker yang bersangkutan.

Perdagangan mata uang adalah permainan kalah-kalah dan akan selalu ada lebih banyak pecundang daripada pemenang. Tujuan aturan baru ini adalah untuk memberi informasi yang lebih baik kepada investor ritel bahwa pemenang adalah minoritas. Pialang yang teregulasi sekarang tidak bisa menjanjikan keuntungan besar yang mudah.

Daya tarik yang menggoda untuk menghasilkan uang dari perdagangan mata uang ditujukan pada naluri paling dasar dari orang-orang yang kompetitif. Lagi pula, persaingan sudah melekat pada sifat alami kita dan menghasilkan uang dengan mengalahkan orang lain adalah salah satu perasaan paling memuaskan yang bisa dialami seseorang.

Ini semua adalah spekulasi umum tentang keadaan saat ini di industri forex seperti yang ditampilkan oleh statistik trader yang menguntungkan. Hal-hal spesifik diberikan dalam daftar lengkap pialang terbesar. Mereka diurutkan berdasarkan jumlah klien yang paling menguntungkan, yang disajikan sebagai persentase dari total klien masing-masing perusahaan.

PERDAGANGAN SOSIAL BENAR-BENAR BERFUNGSI

Jika ada keraguan bahwa perdagangan sosial atau penyalinan perdagangan berhasil, data yang disediakan oleh perusahaan pialang menunjukkan bahwa program-program seperti itu berhasil dan berkontribusi pada profitabilitas pedagang. Dua dari lima broker teratas dengan jumlah klien pemenang tertinggi menawarkan perdagangan sosial atau penyalinan perdagangan.

eToro adalah pelopor dalam perdagangan sosial, dengan 5 juta klien, 35 persen di antaranya menguntungkan. Ini adalah rekor mutlak dalam hal jumlah dan bukti bahwa jaringan perdagangan sosial memiliki potensi yang sangat besar. Darwinex adalah perusahaan kedua dalam daftar ini yang menawarkan klien untuk mengikuti pemimpin perdagangan. Hal ini telah membuktikan solusi yang baik bagi para kliennya, 31% di antaranya melakukan perdagangan secara menguntungkan.

Pialang lain di 5 teratas juga terkenal: AETOS, GBE Brokers dan XM Markets. Dari broker terbesar, Saxo Bank mendekati 30 persen klien yang menghasilkan uang. Dari perusahaan-perusahaan Rusia, hanya Teletrade yang melaporkan angka-angkanya dan berada di sepuluh besar dengan 28 persen.

GARIS MERAH DI ATAS 80 PERSEN

Tidak ada gunanya menyalahkan broker karena tidak memiliki cukup klien yang menguntungkan. Penelitian menunjukkan bahwa 70-80% klien yang tidak menguntungkan adalah normal. Ada beberapa perusahaan pialang yang dapat memastikan bahwa klien mereka tidak kehilangan uang. Mereka dapat memberikan alat bantu yang diperlukan kepada klien mereka untuk membuat keputusan yang tepat. Tabel di bawah ini menunjukkan bahwa daftar broker yang kebanyakan kehilangan klien cukup luas.

Hanya Vestle (sebelumnya iFOREX), HYCM, dan EasyMarkets yang memiliki persentase klien kehilangan uang yang luar biasa tinggi.

PERSAINGAN BAGUS UNTUK KLIEN YANG CERDAS

Aturan baru yang diperkenalkan ESMA akan mengharuskan broker melakukan hal-hal tertentu untuk menciptakan basis klien yang lebih terinformasi. Jumlah alat bantu dan instrumen tambahan yang benar-benar berfungsi dan memberikan wawasan pasar akan sangat penting. Yang lebih penting lagi adalah pendidikan: broker dengan klien yang paling tidak berpendidikan akan selalu memiliki lebih banyak trader yang merugi. Jika mereka ingin menggunakan rasio menang/kalah sebagai alat pemasaran yang cerdas, mereka harus mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk itu. Mengingat persyaratan leverage baru, dikombinasikan dengan pengungkapan menang / kalah, broker harus fokus pada menarik klien yang akan tetap bersama mereka untuk jangka panjang. Iklan sembrono dan menipu klien sudah berlalu. Inilah saatnya untuk beradaptasi dan fokus pada taktik yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi klien dan broker.