JENIS BROKER CFD APA SAJA YANG ADA?

JENIS BROKER CFD APA SAJA YANG ADA?

CFD adalah derivatif keuangan yang relatif baru, yang menjadi semakin populer di kalangan investor, terutama di pasar Forex. Tetapi, seperti halnya aktivitas lain, untuk menjadi sukses saat trading CFD, Anda harus memiliki alat yang tepat, yang paling penting adalah broker Anda.

Dari semua broker CFD yang tersedia, hampir semuanya terbagi dalam dua kategori umum — ECN dan Market-Makers. Meskipun pengguna pemula mungkin tidak melihat banyak perbedaan di antara keduanya, namun mekanisme di balik layar berbeda secara signifikan. Perbedaan-perbedaan ini berdampak signifikan pada kondisi perdagangan.

Apa perbedaan antara broker ECN dan pembuat pasar, dan mana yang paling sesuai dengan gaya trading Anda? Mari kita bahas sampai ke dasarnya.

APA ITU CFD DAN BAGAIMANA CARA KERJANYA?

CFD («Contract for Difference») adalah kontrak keuangan yang dibuat dengan broker Anda untuk mendapatkan keuntungan dari selisih antara harga pembukaan dan penutupan posisi trading.

Ketika Anda memperdagangkan CFD, Anda tidak memiliki aset dasar tempat Anda berinvestasi karena Anda menerima (atau membayar) selisih harga antara nilai kontrak Anda pada pembukaan dan penutupan posisi Anda.

CFD adalah produk keuangan dengan leverage yang memungkinkan Anda menggunakan perdagangan margin untuk mendapatkan keuntungan dari peningkatan eksposur ke pasar. Setiap kali Anda ingin membuka posisi trading, Anda harus menyisihkan sebagian dari nilai total posisi itu sebagai jaminan, yaitu margin.

Akibatnya, Anda dapat menginvestasikan lebih banyak uang daripada yang Anda miliki di akun trading Anda. Akibatnya, karena leverage memperbesar pergerakan harga ke segala arah, mereka bisa berisiko — Anda bisa menghasilkan keuntungan besar, tetapi Anda juga bisa kehilangan sama banyaknya.

Selain leverage, salah satu keuntungan terbesar yang Anda dapatkan saat trading CFD adalah Anda bisa mendapatkan keuntungan dari pasar yang naik dan turun, yang berarti Anda bisa menghasilkan uang tanpa menghiraukan arah pasar.

MENGAPA CFD POPULER DI PASAR FOREX?

Pasar forex memungkinkan pertukaran mata uang yang berbeda antara satu sama lain. Ini adalah salah satu pasar keuangan paling likuid dan aktif di dunia, dan buka 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Ini juga merupakan pasar keuangan terbesar dengan omset harian sebesar $5,1 triliun.

Jika Anda memilih untuk berdagang valas dengan CFD, Anda dapat melakukannya dengan meminjam modal dari broker Anda untuk melakukan perdagangan. Ini dikenal sebagai trading dengan margin.

Trading CFD pada pasangan forex sangat populer karena ini adalah pasar yang ideal untuk trading dengan leverage dan margin karena likuiditasnya yang tinggi, karena Anda dapat dengan mudah masuk dan keluar dari pasar dengan sedikit slippage. Tentu saja, leverage dapat ditawarkan di banyak pasar lain, tetapi leverage yang diterapkan pada pasar Forex cenderung jauh lebih tinggi daripada di tempat lain.

Karena CFD adalah produk leverage yang sangat berisiko yang melibatkan spekulasi, maka CFD tidak diizinkan di mana-mana. Misalnya, dilarang bagi penduduk AS, tetapi pada umumnya diperbolehkan di banyak negara lain.

Di Eropa, ESMA adalah otoritas terakhir pada aturan yang harus diikuti broker dalam hal perdagangan CFD. Organisasi ini baru-baru ini memutuskan untuk «memperketat pembatasan pada pemasaran, distribusi atau penjualan CFD kepada klien ritel». Aturan untuk broker forex juga berbeda di berbagai belahan dunia, karena ini adalah pasar over-the-counter yang berkembang pesat.

JENIS BROKER CFD APA SAJA YANG ADA?

Broker forex ‘No Dealing Desk’ biasanya menyediakan akses langsung ke pasar antar bank dan dapat berupa broker STP atau broker ECN (atau kombinasi keduanya).

Jenis broker ini hanya mengirimkan order perdagangan secara langsung ke penyedia likuiditas, yang berarti bahwa mereka tidak menanggung risiko internal klien mereka. Mereka hanya bertindak sebagai perantara antara pesanan trader dan penyedia likuiditas.

ECN, «ElectronicCommunicationNetwork», yang merupakan singkatan dari «Electronic Communication Network», mengacu pada jenis broker yang terhubung ke sistem perdagangan elektronik di mana banyak pesanan beli dan jual dari penyedia likuiditas besar yang berbeda bersaing. Dengan cara ini, broker ECN hanya menghubungkan para peserta pasar yang berbeda sehingga mereka dapat berdagang satu sama lain.

STP, Straight-Through-Processing, mengacu pada broker yang tidak mengeksekusi order trader.

Mereka hanya melakukan perdagangan tanpa campur tangan manusia (No Dealing Desk — NDD) ke penyedia likuiditas eksternal yang terhubung ke pasar antar bank.

DEALING DESK (DD) — PEMBUAT PASAR

dealing desk adalah market maker, yang berarti bahwa mereka tidak menawarkan harga kepada penyedia likuiditas karena mereka menyediakan likuiditas kepada trader mereka dengan menawarkan harga mereka sendiri. Karena alasan inilah mereka disebut market maker, karena mereka «menciptakan» pasar untuk klien mereka. Ini berarti bahwa merekalah yang menetapkan harga bid dan ask dari setiap instrumen keuangan.

Broker Dealing Desk sering kali menjadi rekanan posisi trader mereka karena mereka tidak secara langsung memperdagangkan atau melakukan lindung nilai posisi klien mereka dengan penyedia likuiditas mereka. Oleh karena itu, broker Dealing Desk harus membayar perdagangan klien yang menguntungkan dengan uang mereka sendiri. Jika klien melakukan perdagangan yang menang, broker kehilangan uang — dan sebaliknya.

BAGAIMANA BROKER CFD MENGHASILKAN UANG?

Broker CFD No Dealing Desk menghasilkan uang dari volume trading kliennya karena ia menerima komisi untuk semua trading dan/atau mark-up pada spread (selisih antara harga beli dan jual). Dalam sebagian besar kasus, spread ini bervariasi dan berfluktuasi sesuai dengan kondisi pasar.

Broker CFD dealing desk biasanya akan menghasilkan uang dari spread serta dari kerugian klien. Spread yang ditawarkan oleh pembuat pasar biasanya tetap.

Hal terpenting yang harus disediakan oleh broker No Dealing Desk adalah lingkungan perdagangan yang lebih baik untuk klien mereka — dengan cara ini klien mereka menjadi lebih sukses, mereka berdagang lebih banyak dan semua orang menghasilkan lebih banyak uang. Inilah alasan mengapa sebagian besar trader lebih suka menggunakan broker ECN atau STP, karena menurut mereka lebih andal dan menguntungkan.

Karena broker pembuat pasar menghasilkan uang dari kerugian para tradernya, broker ini sering dianggap kurang transparan karena memiliki kemampuan (dan motivasi) untuk memanipulasi harga. Pengembalian umumnya lebih tinggi untuk pembuat pasar daripada broker ECN atau STP, untuk volume perdagangan yang sama.

KESIMPULAN

CFD adalah produk keuangan yang kompleks, yang tidak cocok untuk semua orang, karena leverage dapat menyebabkan kerugian besar. Tetapi leverage juga berarti bahwa Anda dapat menghasilkan keuntungan besar di pasar keuangan dengan memanfaatkan volatilitas.

Sebagai aturan umum, CFD paling cocok untuk trader jangka pendek (seperti scalper atau trader intraday) yang memiliki waktu untuk trading. Yang terpenting, untuk trading CFD, Anda harus memiliki toleransi risiko yang tinggi karena ini adalah pasar yang sangat fluktuatif.

Untuk melindungi modal trading Anda dengan lebih baik, selalu gunakan aturan manajemen uang dan manajemen risiko yang ketat saat trading CFD di pasar valuta asing. Lengkapi diri Anda dengan seperangkat alat perdagangan yang sesuai dengan memilih broker yang tepat untuk kebutuhan perdagangan Anda.

Apa pun jenis broker yang Anda pilih, keduanya bisa sepenuhnya diandalkan. Berdagang dengan broker No Dealing Desk seperti Roboforex kemungkinan akan menjadi pilihan terbaik, baik untuk menghindari konflik kepentingan yang melekat pada model Market Maker dan untuk bermitra dengan broker yang kepentingannya sama dengan Anda.