SISTEM PERDAGANGAN PENEMBUSAN GARIS TREN

Sistem trading Forex sederhana ini didasarkan pada konsep «tren», yaitu pergerakan ke satu arah. Pada kerangka waktu yang berbeda, pergerakan mungkin bersifat multidirectional. Tetapi setiap gerakan mengubah arahnya. Sistem Trendline Break mengidentifikasi momen-momen perubahan ini dan dapat diterapkan pada periode waktu apa pun dan instrumen perdagangan apa pun.

Gambar ini menunjukkan grafik harian EURUSD, break trendline pada tanggal 9 Mei 2014 di 1.38. Setelah break ini, pasangan ini turun 3.400 pips. Pada kerangka waktu lainnya, pergerakannya tidak sebesar itu, tetapi target yang berbeda dapat diidentifikasi untuk masing-masing kerangka waktu. Sistem Trendline Break hanya menggunakan garis tren dan lilin Haken Ashi. Berbeda dengan candlestick tradisional Jepang, Haken Ashi membantu trader untuk melihat perubahan tren secara sekilas.

Contoh perdagangan jangka menengah pada grafik per jam. Garis tren digambar dengan menggunakan dua titik terbawah untuk pergerakan naik dan dua titik teratas untuk pergerakan turun. Posisi jual dibuka setelah breakdown garis tren dan perubahan warna candle Haken Ashi. Kemudian kita menggambar garis tren pada dua titik tertinggi lokal dan menunggu breakdown-nya untuk menutup posisi.

Perdagangan intraday pada grafik M15. Setelah breakdown garis tren ke atas, posisi jual dibuka. Setelah minimum lokal terbentuk, kita menunggu garis tren untuk menembus ke bawah. Dalam hal ini posisi juga bisa ditutup pada kemunculan lilin Haken Ashi merah.

Situasi yang sama terjadi pada grafik per jam. Untuk membuat keputusan tentang membuka dan menutup posisi, Anda harus menganalisis grafik dari berbagai kerangka waktu. Anda bisa menggunakan sistem perdagangan Trendline Break sendiri atau dikombinasikan dengan indikator lain. Misalnya, akan berguna untuk menggunakan indikator level support dan resistance untuk mengidentifikasi target.