TMS 30 — SISTEM PERDAGANGAN INTRADAY SEDERHANA

Seorang trader Australia, Likica, telah memodifikasi sistem perdagangan Trading Made Simple (TMS), yang dikenal di Barat. Sistem ini didasarkan pada indikator Peringatan TDI dan Synergy_APB1. Untuk masuk dan keluar dari sistem ini digunakan grafik M30. Tetapi kerangka waktu lainnya juga digunakan untuk analisis (H1, H4, M15). TMS 30 berbeda dalam penggunaan indikator lain, yang membantu menentukan titik masuk dan keluar secara lebih akurat.

Ketika menganalisis perilaku indikator TDI (Trading Dynamic Index), Anda harus mempertimbangkan sudut garis hijau dan persimpangannya dengan garis merah. Yang juga penting adalah nilai-nilai level, atau lebih tepatnya persilangan garis pada 50 dan mendekati level 32 dan 68. Indikator ini mirip dengan Stochastic yang terkenal, tetapi lebih akurat.

Indikator Synergy_APB1 Alerts mengecat bar dengan warna merah muda saat turun dan hijau saat naik. Warna dapat disesuaikan sesuai keinginan. Indikator Inside_Bar menunjukkan bar yang lebih tinggi atau lebih rendah dari bar sebelumnya. Indikator tambahan yang digunakan dalam sistem — Daily Open Line, 200 EMA, Auto-Pivot_Plotter_Weekly_V2__1 (level support dan resistance mingguan), GMMASlow (Moving Average Series).

Jam perdagangan sistem — sesi Eropa dan Amerika. Aturan dasarnya adalah berdagang berdasarkan garis pembukaan harian, 200 EMA, dan level support dan resistance mingguan. Jika harga di bawah level ini, Anda harus mempertimbangkan untuk membuka posisi jual, jika lebih tinggi, Anda harus mempertimbangkan untuk membuka posisi beli.

Contoh sinyal jual pada GBP/USD. Indikator Synergy_APB1 Alerts telah mengubah warna bar, sementara Inside_Bar telah menunjukkan penurunan. Tetapi yang paling penting, indikator TDI menunjukkan kemiringan ke bawah dan persilangan dengan garis merah. Tak lama setelah membuka posisi, harga turun di bawah GMMA Slow, yang mengkonfirmasi kebenaran tindakan tersebut. Penutupan dilakukan oleh sinyal yang berlawanan, ketika garis hijau indikator TDI melintasi garis merah ke atas, sementara Inside_Bar menunjukkan peningkatan.

Contoh sinyal beli. Di sini semuanya mirip dengan sinyal jual, hanya garis TDI hijau yang melintasi garis merah ke atas. Penutupan juga oleh sinyal yang berlawanan.

Sistem TMS 30 relatif sederhana, tetapi sebelum Anda memperdagangkannya, Anda harus mempelajari perilaku indikator pada kondisi pasar yang berbeda, karena selama periode datar mungkin ada banyak sinyal palsu. Untuk alasan yang sama, wajib menempatkan stop loss pada level di atas atau di bawah posisi terendah dan tertinggi lokal.